Jumat, 23 April 2010

Frendship Never Ends #1

Ghea dan Haris baru saja bermain dari taman didepan rumah. Mereka baru saja bermain ayunan. Tempat yang biasanya menjadi tempat curhat bagi keduanya. Ghea dan Haris juga satu TK. Mereka akan selalu bersama. Pasti.

Sepuluh tahun kemudian....

"Haaar,lo ninggalin gue! Udah tau gue siap-siap sekolah jam enam lewat sepuluh" Ujar Ghea, dengan geram
"Abisanya lo sih, mandi seabad" canda Haris
"Ya kan lo bisa nunggu gue dulu, Har..."
"Tapi lo kalo mandi lama banget,Ghe..."
"Ya oke deh kalo sekarang. Tapi kalo besok lo ninggalin gue lagi, awas lo ya"
"Iya deh. Eh, udah bel masuk ya? Masuk,yuk!"

Ghea dan Haris satu SMA lagi, dan untungnya mereka juga sekelas. Secara otomatis, Ghea duduk sebangku dengan Haris.
Ketika Haris datang,seorang cewek yang sangat dikenalnya, Ify, mendekatinya lagi. Ify memang terkenal menyukai Haris, cowok terganteng di kelasnya. Cewek-cewek di kelaspun pun menyukain Haris. Akan tetapi mereka melowongkan 'Haris' untuk Ify, seorang cewek pemalu dan cantik.
"Hh....hai, Haris" kata ify, dengan terbata-bata
"Hai juga, Ify" senyum Haris pun muncul, membuat cewek-cewek lain pun 'meleleh' , terkecuali Ghea
"H...Har" Ify pun gagap "Laporan data kelas udah kamu kerjain, kan?"
"Iya. Entar aku kasih ke Bu Nuri" Jawab Haris
"Ok, terima kasih,ya" senyum Haris pun muncul lagi. Ify pun membalas senyumnya sekaligus mengakhiri pembicaraan mereka.

"Har,lo suka sama Ify?" Tanya Ghea
"Emm...enggak juga" Jawab Haris
"Menurut lo Ify cantik?"
"Lumayan lah"
"Jujur, Har..." Ghea menghela nafas "Lo beneran suka sama Ify?"
"Agak sih"
"Katanya 'enggak juga'"
"Katanya suruh jujur"
"iya sih. Hehe, cepet pulang, yuk! Ibu gue bikin puding cokelat, lo mau?"
Haris berpikir, dan menjawab "Emm, enggak usah deh. Gue kan Les"
"Iya ya" pikir Ghea "Dasar tukang les"
"Okeh deh, Cmon!!!"
"Wooy, tungguin gue, Har!!"

Haris pun pulang ke rumahnya. Tiba-tiba, Ify sudah menunggu didepan rumahnya.
"Har....." kata Ify
"Iya? Ada apa, ya?"
"Emmm" muka Ify tiba-tiba memerah "Aku harap kamu mau terima ini..."
Sebuah cokelat dan surat cinta Ify.
"Eh, kamu kesini cuma ngasih cokelat ini doang?"
"Enggak boleh, ya?"
"Eh, boleh kok" jawab Haris. Lo kesini cuma ngasih bingkisan ini doang? Kurang kerjaan banget! Ujar Haris dalam hati
"Thanks ya. Aku pulang dulu"

"Itu cewek aneh banget, ya. Masa cuma ngasih bingkisan ke rumahku segala?" Curhat Haris pada ibunya.
"Mungkin ada maksud tertentu" Jawab ibunya "Lebih baik kamu buka isinya dulu"
Seketika ia membukanya, ternyata ada sebuah cokelat dan sebuah surat.
"Surat apaan ini?" Tanya Haris
"Kamu buka aja dulu, Har. Mungkin surat cinta"
Haris pun membacanya

Dear Haris

Har,maaf ya aku udah kurang kerjaan ke rumah kamu cuma buat ngasih cokelat. Dan tentunya surat ini.
Surat ini kubuat karena aku malu kalau aku langsung ngomong sama kamu. Karena...
Aku suka kamu.
Aku enggak maksa kamu mau terima aku atau enggak, tapi aku cuma mengutarakan perasaanku.
Semoga kamu enggak marah.

Ify


"Tuh kan,surat cinta!" seru ibunya
Tuh kan bener, ternyata gosip kalo Ify suka sama gue bener dong! gumam Haris
"Gimana, Har? Kamu terima? Atau kamu tolak?" tanya Ibunya
"Terserahlah" jawab Haris

Haris bingung. Benar-benar sangat bingung. Ify menyukainya. Sedangkan, ia menyukai Ghea.
dan Haris bingung, apakah ia mau menerima Ify? Atau justru menolaknya dan 'menembak' Ghea ? Itu akan sangat menyakiti Ify
Dia berpikir keras, dan akhirnya tahu jawabannya.

1 komentar:

  1. ceritanya lucu (bagus gitu maksudnya)!!
    gak sabar nunggu yg ke dua deh..

    BalasHapus